Langsung ke konten utama

Beri Penghormatan Bagi Presiden ke-3 RI, Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional


Pemerintah menetapkan tanggal 12 hingga 14 September 2019 mendatang sebagai Hari Berkabung Nasional untuk memberikan penghormatan bagi Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie, yang berpulang pada Rabu, 11 September 2019.

“Jadi kita menetapkan berkabung nasional selama tiga hari sampai tanggal 14 September," ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara pada Rabu, 11 September 2019.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau seluruh masyarakat untuk mengibarkan Bendera Negara setengah tiang selama tiga hari tersebut.

"Kami mengajak kepada masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang, nanti sampai tanggal 14 September 2019,” ucap Mensesneg.

Penetapan Hari Berkabung Nasional dengan mengibarkan Bendera Negara setengah tiang tersebut tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Jakarta, 11 September 2019
Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Erlin Suastini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lebih Dari Seorang Pembalap, Melawan Asa

Tidak takut mati, pria ini lihai mengendarai motornya tonton videonya disini.. https://youtu.be/rTq3Y1Bo-yU

Jembatan Terbang

Jembatan Terbang di Indonesia, saksikan videonya disini: https://youtu.be/xF3kdVfvYDs

PKPI: Karhutla Riau Merugikan Banyak Pihak, Jangan Bebankan ke Presiden

Rakyatmerdekanews.com , JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Riau menimbulkan bencana kabut asap. Bukan hanya aktivitas warga saja yang terganggu, kesehatan bahkan nyawa bisa menjadi taruhannya. Melihat dan mengamati situasi karhutla yang terjadi, bidang Penanggulangan Bencana Nasional (PBN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) meminta penanganan yang serius dari semua pihak. "Yang menjadi pusat perhatian kami pada saat ini adalah gangguan pernafasan (ISPA), jarak pandang warga yang tertutup asap juga kerugian pada tewasnya satwa liar yang langka," ujar Jody, Kepala Departemen Relawan PBN-PKPI, Selasa (17/9/2019) siang. Menurutnya, situasi dan kondisi yang terjadi setelah musibah sudah jelas sangat merugikan banyak pihak, termasuk negara negara tetangga yang berimbas pada hubungan bilateral negara Indonesia. Untuk itu dirinya meminta jangan hanya dibebankan atau menyalahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). PBN-PK...